Friday, January 24, 2025

TIPS MENJADIKAN MENULIS SEBAGAI PASSION


                                       TIPS MENJADIKAN MENULIS SEBAGAI PASSION
                                                                    PERTEMUAN KE- 2
                                            KELOMPOK BELAJAR MENULIS NASIONAL
                                                               JUMAT, 24 JANUARI 2025

                                                                     Riska Agustina, S.Pd

Bismillahirrohmanirrohim
Selalu mengawali belajar dengan niat dan kesadaran, meski sebenarnya belum bisa membagi waktu dengan baik. Hehesemoga kekuatan atas semangat yang kumiliki bisa menjadikan menulis ini menjadi hobi favorit diri bersama para orang-orang hebat se-Nusantara. Salah satunya narasumber pada pertemuan kedua malam ini, belia akrab dipanggil dengan ibu kanjeng. Beliau bernama lengkap Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. Senang sekali bisa mengenalkannya. Wujud online rasa offline. Hehe...MasyaAllah...TabarakaAllah....
Mlam ini beliau ditemani moderator cantik, ibu Maesaroh, M.Pd 
Dngan kalimat pembuka yang mantap dari ibu moderator. Meskipun hanya di chat WA saja beliau menya, badainya seperti kita ada di ruangan bersama bak tatap muka yang heboh dan menyenangkan. Ruhnya dapat banget dah!

Spa serru dilanjut dengan SEcond Challenge yang membahana, dimenit terakhirnya masih rejeki sya bisa membaca profil ibu narasumber hebat malam ini. ya.....akhirnya dapat hadiah. Alhamdulillah.....

Smbut bahagia dengan materi malam ini yang berjudul "Menjadikan Menulis sebagai Passion".

Mengapa menulis menjadi passion yang menjanjikan?
Karena emampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir  . Hingga saat ini profesi penulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial. 
Adapun kendala bagi pemula menulis sebagai berikut!
  Merasa tidak bisa menulis
2. Tidak memiliki waktu
3. Tidak punya ide
4. Tidak mau dikritik
5. Tidak mau menulis

Hayyuk mulai dengan mengapa , untuk alasan penulisan.
·         Mengapa kita menulis lebih filosofis dan berhubungan dengan nilai, visi dan misi hidup kita di dunia
·          Bagaimana cara kami menulis lebih bersifat teknis dan penjelasannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan.
·         Kapan kita mulai menulis. Secepatnya!
·         Kita harus berniat untuk membuat karya yang asli dari diri kita

Adapun langkah-langkah menulis yang baik menurut Ibu Sri Sugiastuti

1. Membaca

    Untuk menjadi seorang penulis yang baik kita perlu membaca banyak buku baik yang bersifat numum atau spesifik

2. Diskusi

    Hal ini penting karena ide dan gagasan sering kali muncul saat kita mendialektikakan bahkan bacaan yang kit abaca  dengan bacaan orang lain atau dengan diri kitasendiri.bila diperlukan ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.

 3. Melihan dan Merasakan

     Baik secara langsung maupun yang kita lihan dan baca di media sosial.

4. Sosial

    Betapa banyak pengtahuan, pengalaman dan kisah orang lain yang dapat kita serap.

Ibu kanjeng menyampaikan, "untuk mewujudkan mimpi kita menjadi penulis yang andal. Kita juga bisa berselancar dan meminta bantuanab AI untuk terus berkreasi dan berinovasi. Tentunya tidak ada yang mustahil, semua bisa dilakukan bila pola pikir sudah diubah dan yakin bisa. 

Tips tersebut:

1. Menggali dan menemukan gagasan/ide.

Pada tahap ini penulis melakukan kegiatan memunculkan gagasan. atau ide. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui observasi baik terhadap kejadian atau peristiea yang terjadi, imajinasi  dan kajian pustaka.. amuntuk memudahkan proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakanadalah melalui brainstoming. 

2. Menentuakan, tujuan, genre dan segmen pembaca

Setelah menentukan gagasan/ide, penulis perlu menentukan tujuan penulisan, genre yang diikuti serta segmen sasaran pembaca. sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan. Selain itu kami harus memastikan bahwa tulisan yang kami hasilkan akan dapat dibuat. 

3. Menentuka topik

Penentuan topik topik dilakukan setelah penulis menetapkan untukapa menulis, gendre apa yang dipilihdan sasaran siapa pembacanya.Misalnya tujuan penulisan untuk memberikan informasi yang benar tentang kesehatan . Genrenya tulisan populer. Jika sasaranya adalah orang tua (manula) maka penulis biasa menentukan tulisanmisalnya dengan topik "Hidup Sehat di Usia Senja". 

4. Membuat outline

Garis besar merupakan bentuk kerangka tulisan. Kerangka tersebut menunjukkangambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan garis nesarnya saja. karakteristik garis besar yang baikmemiliki kesederajatan yang logistik, kesetaraan nstruktur, kepaduan, dan kepekaan. 

5. Mengumpulkan bahan/buku.

Penulis wajib membca banyak buku dan sumber bacaan lain untukmeperkaya perspektif dan referensi. Selain itu untuk memperbanyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan. Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkansesuai dengan topik yang telah ditentukan. 

Dan, 

Tidakuk penulis pemula sebaiknya lebih fokus pada ketentuan dalam proses menulis. 

Tulislah semampu kita terlebih dahulu,

Jangan berpikir harus sempurna.

Jangan terlalu idealis.

Mitu harus sbbar.

N,ah, setelah kita menyelesaikan naskan ksasar dari buku yang kita tulid.. Tahapan akhir yang harus kita lewati hingga terbitnya buku adalah:

1. Mengedit 

Pada tahapan ini membahas tentang: membaca ulang dan menyempurnakan draft.

2. Revisi

Merubah beberapa bagan naskah,melengkapi naskah, mentransmisikan kembali naskah, untuk menihilkan kesalahan tulis.

3. Penerbitan

Pengiriman naskah, praacetak, pencetakan dan promosi.

Sebelum kelas ditutup ibu kanjeng mejelaskan melalui slide begytu pentingnya numerasi. dan beliau jg menunjukkan beberapa karya buku antologinya.

Selum kelas ditutup, moderator mempersilakan para peserta untuk bertanta kepada ibu narasumber. Beberapaa pertaan dilayangkan oleh beberapa peserta. dan menurut saya ada pertanyaan yang membuat sya pribadi sedikit greget. 

Pertanyaan tersebut dari ibu Sri Mulyani Lebak. 

1. Tahun lalu pada laporan pendidikan, literasi di SD saya hasilnya rendah. Bagaimana kiat-kiat meningkatkan literasi pada anak sedangkan kenda yang menghadapkan salah satunya tidak memiliki bahan bacaan atau buku-buku cerita yang menarik yang bisa dibaca anak? 

2. Upaya -upaya menumbuhkan minat baca pada anak di tengah maraknya penggunaan gadget? 

Ibu Sri Astuti menjawab:

1.ibu bisa berkolaborasi dengan orangtua guru dan anak. Bu Helwiyah sudah menanamkannya dan menjadi buku Antologi yang akan bermanfaat bagi siswa orang tua guru dan sekolah 


2.Ibu harus bisa memancing mereka memberi tantangan menulis puisi catatan atau bercerita.

Menginfokan bahwa ada buku bagus yang penting untuk dibaca


Kondisikan ada jeda untuk puasa sejenak jangan membuka gedget


Aamdulillahirobbil'alamin, luar biasa kepuasan ibu kanjeng malam itu. Semoga selalu bermanfaat buat kami sang pembelajar sejati. Insya Allah...

Bah durian sungguh legit manisnya

Belianya di Tamandayu saja

Prtemuan kedua kurasakan bahagia

InsyaAllah barakah ilmu-ilmunya










 

9 comments:

Tips Mudah Penulis Dapat Menerbitkan Buku Mayor Bersama PT. Ando Offset Yogyakarta

  Kelas Belajar Menulis Nasional PGRI Gelombang ke-32 Pertemuan ke - 20 Tema : Mempermudah Penulis Bersama Penerbit Mayor PT. Andi Offset Yo...