Thursday, March 6, 2025

Tips Mudah Penulis Dapat Menerbitkan Buku Mayor Bersama PT. Ando Offset Yogyakarta


 Kelas Belajar Menulis Nasional

PGRI
Gelombang ke-32
Pertemuan ke - 20
Tema : Mempermudah Penulis Bersama Penerbit Mayor PT. Andi Offset Yogyakarta 
Narasumber : Agus Subardana, SEMM 
Moderator : Edmu Zulfikar Abdan Syakura, Gr. MPd
Jumat, 7 Maret 2025

Malam hari pergi ke Bogor
Bsrsama sanak bawa taksi
Senangnya bisa menerbitkan buku mayor
Gairah menulis semakin bergengsi

 _RA_

Tak terasa sudah di pertemuan terakhir KBMN gelombang 32 ya..
Kelas Dipandu pak Edmu dibuka dengan rasa syukur dan bahagia. Bismillahirrahmanirrahim manfaat ilmu menulis yang kami dapat. Aamiin

Menerbitkan buku di penerbit Mayor adalah mimpi terhebat seorang penulis. 

Tentu saja ada beberapa standar dan prosedur yang telah ditetapkan oleh Walikota penerbit. 

Memang sulit yaa untuk tembus di penerbit Mayor? Tidak sulit sih jika kita mengerti trik dan caranya. Mau tahu??? 

Masuk kelas hari ini bersama pendiri Penerbit PT Andi offset dan temukan trik jitu agar karya kita lolos sampai penerbit Walikota. 

Namun terlebih dahulu kita kenali siapa narasumber siang ini. 

*Profil Agustus. Suvardana, SE, MM*

Nama: Agustus. Suvardana, SE, MM
Pekerjaan: Direktur Penerbitan di Penerbit ANDI Offset
Pengalaman: Lebih dari 20 tahun di industri penerbitan
Pendidikan: Sarjana Ekonomi (SE), Magister Manajemen (MM)

Riwayat Karier
- Penerbit ANDI Offset – Mengabdi lebih dari dua dekade, saat ini menjabat sebagai Direktur Penerbitan, ikut serta dalam mengelola dan mengembangkan strategi penerbitan buku di berbagai bidang.
- Dosen Kelas Malam/Karyawan di STIE Wiyata Mandala Jakarta – Pernah mengajar di kelas malam bagi mahasiswa karyawan, berbagi ilmu dalam bidang ekonomi dan manajemen.
- Narasumber Workshop Penulisan Buku – Aktif diundang sebagai narasumber di berbagai kampus untuk memberikan pelatihan dan workshop tentang teknik penulisan dan penerbitan buku.
- Penulis Buku Teks – Telah menulis berbagai buku di bidang Pemasaran, Komunikasi Bisnis, Perencanaan Bisnis, dan Pemasaran Digital, yang digunakan oleh akademisi dan praktisi di berbagai institusi.
Keahlian dan Kontribusi
✔ Manajemen publikasi dan pengembangan konten akademik
✔ Pengajaran dan pembimbingan mahasiswa serta profesional
✔ Narasumber di berbagai seminar dan workshop penulisan
✔ Penulisan buku akademik dan profesional di bidang bisnis dan pemasaran

Dengan pengalaman panjang di dunia penerbitan, pendidikan, dan kepenulisan, Agust. Subardana, SE, MM terus berkontribusi dalam pengembangan literasi akademik serta mendukung kemajuan dunia bisnis dan pemasaran :

Penerbit Andi Offset Yogyakarta adalah salah satu penerbit walikota di Indonesia yang telah lama berkontribusi dalam dunia literasi dan penerbitan. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, Penerbit Andi Offset telah menerbitkan berbagai buku akademik, teknologi, bisnis, dan fiksi.
Banyak penulis ingin bekerja sama dengan penerbit mayor, namun sering kali menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, memahami proses penerbitan di Penerbit Andi Offset dapat membantu penulis untuk lebih mudah menerbitkan karyanya.

Menjadi seorang penulis adalah proses kreatif yang membutuhkan dedikasi, waktu, dan usaha. Namun, setelah naskah selesai, tantangan baru muncul: bagaimana cara menerbitkannya? Bagi banyak penulis, terutama pemula, proses penerbitan bisa terasa rumit dan membingungkan. Penerbit Andi Offset Yogyakarta, sebagai salah satu penerbit walikota di Indonesia, hadir untuk mempermudah penulis dalam mewujudkan karyanya menjadi buku yang siap dipasarkan.


Dari data teesebut kemungkinan besar masih membaca buku cetak sebesar 81,5%...Publik Baca buku cetak...

Kenapa demikian.. karena Sentuhan dan Arome Buku Sulit dilepaskan.
dari analisa survei tersebut pengalaman membaca buku cetak masih tinggi yaitu 73,8%
dari analisa survei tersebut pengalaman membaca buku cetak masih tinggi yaitu 73,8%
Dari analisa survei tersebut pengalaman membaca buku cetak masih tinggi yaitu 73,8%.


Sehingga dapat saya simpulkan Buku Cetak masih menjadi Primadona di Publik RI sebagai buku bacaan cetak , menurut survei mencapai 79%...saat ini walaupun masuk di era digital...

tantangan terbesar di Indonesia ... daya beli buku masih Irit di Publik RI mayoritas beli buku harga di bawah Rp. 100.000,- sebesar 70,8%
Bapak Ibu Ytk...
Keuntungan Menerbitkan Buku ke Penerbit Walikota , antara lain : 
- Jangkauan Luas : Penerbit Andi memiliki jaringan distribusi nasional, sehingga buku dapat menjangkau berbagai toko buku besar, penjualan langsung ke Kampus2 dan sekolah serta masuk platform digital.
- Reputasi Terpercaya : Sebagai penerbit walikota, Penerbit Andi Offset memiliki kredibilitas tinggi di dunia penerbitan.
- Proses Penerbitan yang Profesional : Setiap naskah melalui proses editing, layout, dan desain sampul yang profesional.
- Dukungan Pemasaran: Buku yang diterbitkan akan dipromosikan melalui berbagai saluran pemasaran, termasuk media sosial dan pameran buku.
- Royalti yang Jelas: Penulis akan mendapatkan royalti dari penjualan buku sesuai dengan kesepakatan

Bapak Ibu Ytk...
Keuntungan Menerbitkan Buku ke Penerbit Walikota , antara lain : 
- Jangkauan Luas : Penerbit Andi memiliki jaringan distribusi nasional, sehingga buku dapat menjangkau berbagai toko buku besar, penjualan langsung ke Kampus2 dan sekolah serta masuk platform digital.
- Reputasi Terpercaya : Sebagai penerbit walikota, Penerbit Andi Offset memiliki kredibilitas tinggi di dunia penerbitan.
- Proses Penerbitan yang Profesional : Setiap naskah melalui proses editing, layout, dan desain sampul yang profesional.
- Dukungan Pemasaran: Buku yang diterbitkan akan dipromosikan melalui berbagai saluran pemasaran, termasuk media sosial dan pameran buku.
- Royalti yang Jelas: Penulis akan mendapatkan royalti dari penjualan buku sesuai dengan kesepakatan
*Proses Pengajuan Naskah di Penerbit ANDI* : 

1. Menyiapkan Naskah
- Pastikan naskah sudah rapi dan sesuai dengan kategori yang diterbitkan oleh PT Andi Offset.
- Format standar: font Times New Roman 12, spasi 1.5, dan margin normal.
2. Mengajukan Proposal Buku
- Kirimkan buku proposal yang mencakup sinopsis, daftar isi, target pembaca, dan keunggulan buku.
- Mengirimkan Naskah
- Naskah dapat dikirim melalui email atau platform yang disediakan oleh Penerbit Andi Offset.
3. Proses Seleksi dan Review
- Tim editor akan meninjau naskah dan memberikan feedback kepada penulis.
4. Kontrak Penerbitan
- Jika naskah diterima, penulis akan menandatangani kontrak yang mencakup hak cipta dan royalti.
5. Proses Pengeditan dan Produksi
- Naskah akan melalui tahap editing, proofreading, layout, dan desain sampul sebelum masuk ke proses cetak.
6. Pemasaran dan Distribusi
- Buku yang sudah diterbitkan akan didistribusikan dan dipromosikan oleh Penerbit Andi Offset.
7. Menjalin Komunikasi yang Baik
- Jalin komunikasi yang baik dengan tim penerbit. Responsif dan terbuka terhadap masukan atau revisi yang diberikan oleh tim editor.
8. Memahami Proses Penerbitan
- Pahami tahapan publikasi, mulai dari evaluasi naskah, editing, desain, hingga pencetakan. Hal ini akan membantu penulis untuk lebih sabar dan kooperatif selama proses berlangsung.

Tips untuk Mempermudah Kerja Sama dengan Penerbit
1. Tulis Naskah yang Berkualitas
- Pastikan isi buku menarik, bermanfaat, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
2. Ikuti Panduan Penerbit
- Setiap penerbit memiliki kebijakan masing-masing. Pastikan mengikuti ketentuan yang berlaku.
3. Siapkan Proposal yang menarik
- Proposal yang jelas dan menarik dapat meningkatkan peluang diterima oleh penerbit.
4. Bangun Portofolio dan Branding Pribadi
- Aktif di media sosial dan komunitas literasi dapat membantu meningkatkan daya tarik sebagai penulis.
5. Terbuka terhadap Masukan Redaksi
- Kerja sama yang baik dengan editor akan mempercepat proses penerbitan.
6. Kenali Pasar: Pahami kebutuhan dan minat pembaca agar buku yang ditulis memiliki nilai jual.
7. Jaga Konsistensi: Tetap konsisten dalam menulis dan mengikuti perkembangan tren literasi.
8. Bangun Jaringan: Memanfaatkan media sosial dan komunitas penulis untuk mempromosikan karya dan membangun hubungan.

Tulisan Naskah yang berkualitas , antara lain : 
- Riset Mendalam: Sebelum menulis, lakukan penelitian yang cukup untuk memastikan isi buku akurat dan berbobot.
- Struktur yang Jelas: Pastikan naskah memiliki alur yang runtut, mulai dari pendahuluan, isi, hingga kesimpulan.
- Gaya Bahasa yang Sesuai: Gunakan bahasa yang sesuai dengan target pembaca, baik formal maupun santai, tergantung pada jenis buku.
- Orisinalitas: Hindari plagiarisme dan berikan nilai tambah dengan sudut pandang unik.
- Editing Mandiri: Sebelum mengirim ke penerbit, lakukan self-editing atau minta bantuan proofreader untuk memastikan kualitas tulisan.



Tak ada angin tak ada hujan
Cuacanya sangat panas
KBMN hingga 20pertemuan
Peserta bahagia menyelesaikan tugas
_RA_

Riska Agustina
Sidoharjo



Monday, March 3, 2025

Gerakan Literasi Sekolah Memupuk Semangat Belajar Siswa

Kelas Belajar Menulis Nasional

PGRI
Gelombang ke-32
Pertemuan ke - 19
Tema : Mengelola Kegiatan Literasi Sekolah, Lengkap Dengan Rapor Literas
Narasumber : Bambang Purwanto, S.Kok., Gr
Moderator : Yandri Novita Sari, S.Pd
Selasa, 4 Maret 2025

Ke kota Tuhan beli terasi
Haganya murah meriah sekali
Mari tumbuh kembangkan literasi
Di sekolah tempat kita mengabdi

 _RA_

Bismillah Kelas menulis pertemuan ke - 19 akan segera dimulai dengan kuncinya grup whatsapp. hehe
Belaar siang ini dibersamai moderator cantik ibu Yandri Novita Sari, S.Pd. Dengan n arasumber kita siang ini adalah Guru Serba Mau, sebut saja dia aktif dalam kegiatan literasi, pendongeng, blogger, MC, dan aktifis dimasyarakat. Tidak hanya itu beliau juga pencetus Poin Literasi (POLITERA) dan juga pencetus Rapor Literasi di SMP Taruna Bakti Bandung.

Maka dari itu beliau layak mendapatkan penghargaan sebagai Penerima Anugerah Guru Inspiratif dari Dinas Pendidikan dan Gubernur Jawa Barat pada Tahun 2019 dan Penerima Anugerah Widya Pratama Kategori Penggerak Literasi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat Tahun 2019, kemudian Tahun 2020 beliau juga meraih Penghargaan Guru Inspirator dari Gubernur Jawa Barat.

Beliau adalah Bapak Bambang Purwanto, S.Kom., Gr., CPS, CPPS., C.Ed., MEP. Beliau kerap disapa dengan sebutan Pak Bams yang merupakan Guru Informatika di SMP Taruna Bakti Bandung. Memiliki Motto Hidup Mengisi Hidup Penuh Hikmah, Hobi menulis yang beliau salurkan melalui beberapa blog dan website, mulai dari Multiply, wordpress, blogspot. Salah satu situs web yang ia kelola yaitu .penamrbams.id.

SayaLebih lanjut beberapa penghargaan dan prestasi beliau👇

https://penamrbams.id/cv-bambang-purwanto/

https://penamrbams.id/sertifikat-bambang-purwanto-2024-2025/

Mengapa kegiatan literasi sangat penting diterapkan di sekolah?

Literasi dapat menjadi sarana bagi siswa dalam mengenal dan memahami ilmu yang diperoleh di sekolah. 

Sekolah bagaikan habitat yang tepat, bagi tumbuh kembangnya sebuah literasi. 
Sedangkan literasi menjadi ruh penggerak bagi sebuah sekolah untuk berkemajuan. 
Dua hal yang saling terkait satu sama lain. 

Lalu bagaimana cara mengelola kegiatan literasi di sebuah sekolah? 
Hari ini kita akan belajar langsung dengan pakar literasi dari sekolah ternama.

Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). GLS pertama kali dicanangkan saat bapak Menteri Pendidikan Anis Baswedan pada tahun 2015-2016. Saat itu program GLS, dengan membaca buku 15 menit sebelum belajar, merupakan kegiatan untuk penumbuhkembangan budi pekerti.


SMP Taruna Bakti mulai tahun 2016 telah melakukan kegiatan literasi dengan membaca buku 15 menit sebelum belajar di jam pertama. Evaluasi dari Kepala SMP Taruna Bakti saat itu Bapak Insan Waluyo, mengganti waktu masuk sekolah dari pukul 07.00 WIB menjadi 06.45. Tujuan dari penggantian waktu ini adalah agar waktu pembelajaran jam pertama tidak diambil oleh kegiatan literasi.


Koordinator Literasi SMP Taruna Bakti dari dulu sampai sekarang, bisa dilihat di link sebagai berikut :
https://literasi-smp.tarunabakti.sch.id/koordinator-literasi-smp-taruna-bakti-2016-sampai-sekarang/

Saat menjalankan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) kami menggunakan blog wordpress terlebih dahulu, tidak seperti sekarang yang sudah menggunakan website dengan domain https://literasi-smp.tarunabakti.sch.id/.


Saat kondisi covid pun kegiatan literasi tetap berjalan. Di awal-awal kegiatan literasi hanya fokus membaca buku setiap harinya. Pengecekan pun dilakukan dengan melakuakn door to door ke tiap kelas. Siapa yang tadi pagi membaca buku? begitu tanya saya ke setiap kelas. Bahkan anak-anak sudah terbiasa, kalau saya masuk kelas mereka sudah mengangkat tangan, hehehe.


Beliau Koordinator Literasi tahun ajaran 2018-2019, maka saya mencoba menggunakan amanah jabatan ini untuk mengubah kegiatan dari hanya membaca buku dengan beragam kegiatan setiap harinya. Saat ini kegiatannya seperti ini 
Senin : Membaca Buku Kitab Suci
Selasa : Mendegengarkan Cerita dari Youtube atau Audio
Rabu: Membaca Buku Pilihan
Kamis : Seputar Kata, Kalimat dan Angka
Jumat : Menulis Cerita Bebas atau Curahan Hati (Curhat)


Beliau juga Koordinator Literasi di tahun 2019, sekolah kami mendapatkan Penghargaan. 


Dan beliau secara pribadi mendapatkan penghargaan penerima Anugerah Widya Pratama Tahun 2019 dari Dinas Pendidikan Kota Bandung. 


Setiap anak, bila telah melaksanakan kegiatan literasi, maka mereka memasukkan link yang sudah disiapkan. Satu kali input mendapatkan Poin Literasi sebanyak 1 dan diakumulasikan setiap bulannya. Mereka biasanya membuka link s.id/GLSSMPTARBAK




Selain kegiatan rutin yang dilakukan setiap pagi di kelas, maka sebulan sekali kami atur secara bergiliran di lapangan kegiatan upacara *Membaca Buku Bersama*. Misalnya kelas 7 di lapangan membaca bersama, maka kelas 8 dan 9 di kelas dengan menu literasi harian.


Foto kegiatan literasi : *Membaca Buku Bersama


Foto kegiatan literasi : Senin Membaca Kitab Suci. 
Foto kegiatan literasi : *Senin Membaca Kitab Suci


Foto kegiatan literasi : Rabu Membaca Buku Pilihan

Dan berikut tayangan video sambuatakepala SMP Taruna Bhakti tentang GLS

https://youtu.be/1IRhT_Q8AjA


Selama dia menjadu  Koordinator Literasi di SMP Taruna Bakti ini terus berpikir bagaimana kegiatan ini berjalan dengan baik, berdampak positif dan selalu mendapatkan dukungan dari semua pihak, termasuk orang tua. Konsep Poin Literasi saya sebut POLITERA saya kuat dengan membuat jurnal Ilmiah. 

https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/1838

https://jer.or.id/index.php/jer/article/download/1838/996/8500


Data-data dari berbagai kegiatan ini saya buat Rapor Literasi Rapor ini diberikan sejak TA 2023-2024 Semester Genap. Jadi sudah 2 kali dibagikan bersama Rapor Akademis, terakhir pada pembagian Rapor TA 2024-2025 Semester Ganjil. Bentuknya seperti ini. 



[14]
Untuk menjadikan Rapor Literasi ini, tidaklah mudah. Perjuangan panjang harus dilalui dengan presetasi dihadapan semua guru dan manajemen sekolah. Bahkan dilakukan pada saat ganjil semester TA 2023-2024, baru saat itu keputusannya ditunda sampai semester genap. Ibu Kepala Sekolah Ibu Detty Nurwendah, M.Pd memberikan kesempatan untuk memberikan Rapor Literasi bulanan terlebih dahulu bersama Rapor Akademis Bulanan. Pemberian dokumen ini berjalan aman, tidak ada komplen dari orang tua murid.


Puncak tertinggi bagi beliau saat Rapor Literasi ini saya daftarkan ke Kementrian Hukum untuk mendapatkan Hak Cipta. Alhamdulillah mengajdukan dari bulan Oktober 2024 dan saya coba urus kembali di bulan Februari 2025 terbitlah Hak Ciptanya.. 
MasyaAllah menginspirasi sekali Bapak. 

Poin Literasi Siswa Bulanan
https://literasi-smp.tarunabakti.sch.id/category/point-literasi-siswa/

Poin Literasi Siswa Mingguan
https://literasi-smp.tarunabakti.sch.id/category/laporan-mingguan/
_bisa dilihat disini_

Menarik sekali bukan? 
Bismillah, mari bersama kita bisa menumbuhkan pengembangan literasi dihati para siswa. Tentunya dengan program-program unggulan sekolaha. 

Berikut kesempatan bertanya saya pergunakan

Assalamualaikum wr.wb
Mohon ijin bertanya bu Yandri dan Bapak Bambang. Saya Riska Agustina dari Sidoarjo🙏

Program luar biasa yang disampaikan pak Bambang untuk Gerakan Literasi Sekolahnya. 

1. Bagaimana Bapak kMi bisa melaksanakan kegiatan tsb, jika fasilitas yang dimiliki sangat sedikit? 

2. Pernah sekolah kami mengikuti GLS menulis puisi dengan biaya 50k/Siswa. Siswanya semangat menulis namun respon keberatan dg biaya menjadi kendala. Bagaimana menyikapi hal tersebut? 
Atas jawabanya saya ucapkan terima kasih Bapak dan Ibu🙏

Jawaban dia auto saya copas yak😀

Terima kasih Bu Riska dari Sidoarjo atas pertanyaannya. 
1. Fasilitas yang minim bukanlah penghalang. Cara berpikir bahwa *kekurangan* adalah *cara menumbuhkan kreativitas* akan bisa membuat kekuaran bisa menjadi potensi yang membuat kita berpikir keras agar bisa melakukan sesuatu. Laksanakan hal yang mampu kita laksanakan. Contoh sederhana bila tidak mampu secara *diigtal*, maka buatlah cara yang lain. Sediakan botol miniral bekas untuk menyimpan gulungan kertas yang berisi *Judul Buku*, *Pengarang*, *Mulai Baca* dan *Selesai dibaca*. Kita namakan *Celengan Literasi*. Setiap akhir semester dibuka. Siapa yang terbanyak nobatkanlah sebagai *Duta Literasi*
2. Membuat semangat menulis tidak harus selalu dengan biaya. Sekali lagi kreativitas mengelola kegiatan literasi, harus menjadi kreativitas guru bahkan bisa melibatkan anak-anak. Berkan kesempatan anak-anak untuk memberikan ide. Kami TIM LITERASI SMP Taruna Bakti, pernah memberikan tantangan literasi, hanya *Puisi, Pantun dan Cerpen*. Saat kami memberikan kesempatan usulan dari anak-anak, maka muncul 16 karya tantangan literasi. 1. Cerpen, 2. Esai, 3. Karya Ilmiah, 4. Pantun, 5. Puisi, 6. Quotes, 7. Video Literasi, 8. Lagu Literasi, 9. Fishbone, 10. Game Literasi, 11. Surat Terbuka, 12. Infografis, 13. Sinopsis, 14. Novel Mini, 15. Komik, 16. Poster.

Super sekali 🙏
Motivasi yang sejuk Bapak, semoga bisa mengamalkan. Amiiiin🤲


Pagi-pagi sarapan soto
Tak lupa sambal dan tahu isi
Wahai Bapak Bambang Purwanto
Saya ucapkan banyak terima kasih
_RA_


Riska Agustina
Sido



Tips Mudah Penulis Dapat Menerbitkan Buku Mayor Bersama PT. Ando Offset Yogyakarta

  Kelas Belajar Menulis Nasional PGRI Gelombang ke-32 Pertemuan ke - 20 Tema : Mempermudah Penulis Bersama Penerbit Mayor PT. Andi Offset Yo...